07:42:06 WIB
Sabtu, 22 Juli 2017
Jum'at, 28 Februari 2014 , 17:59 WIB

Jaringnews Peduli Gelar Operasi Katarak kepada Tomas dan Warga Tidak Mampu

novel martinus
59110-Dua warga tak mampu tersenyum usai melakukan operasi katarak di RSU UKI, Jakarta (28/2), (Jaringnews/ Dwi Sulistyo). Caleg Kastorius bantu 5 warga miskin operasi katarak gratis
Dua warga tak mampu tersenyum usai melakukan operasi katarak di RSU UKI, Jakarta (28/2), (Jaringnews/ Dwi Sulistyo). Caleg Kastorius bantu 5 warga miskin operasi katarak gratis

Operasi katarak yang menelan biaya hingga Rp 10 juta, dengan upaya bantuan Jaringnews Peduli, menjadi gratis.

JAKARTA, Jaringnews.com - Jaringnews Peduli, bersama dengan Tim Kastorius Pro Rakyat menggelar kegiatan bakti sosial berupa Operasi Katarak Gratis bagi para tokoh masyarakat dan warga tidak mampu diwilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan di Poliklinik Mata, RS Universitas Kristen Indonesia, Jakarta, Jumat (28/2).

Untuk hari ini, para tokoh masyarakat setingkat Ketua RT dan RW yang tergolong masyarakat kurang mampu menjalani operasi katarak diantaranya, Ewon Gunawan, tinggal di Rt 07/16, Tanah Abang, Jakarta Pusat, M. Soekarsono, sehari-hari sebagai Wakil Ketua RW 05, Tebet, Jakarta Seletan, tokoh masyarakat di daerah Tebet, Jakarta Selatan, tokoh masyarakat Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Parlin F. Sihite, dan Ketua RT 07/05, Tebet, Jakarta Selatan Asep Sapari.  

Para tokoh masyarakat tersebut dijemput dengan menggunakan mobil ambulans Tim Kastorius Pro Rakyat, yang dipimpin Koordinator Kastorius Pro Rakyat Maruli Gabe ke rumahnya masing-masing, hingga tiba di RS UKI, sekitar pukul 11.00 WIB disambut langsung oleh Pemimpin Redaksi Jaringnews.com, Dr. Kastorius Sinaga dan dr. Jusuf Wijaya yang menangani langsung operasi penyakit retina mata itu.

Kastorius mengemukakan, program bakti sosial kali ini yang digelar Jaringnews Peduli adalah memberikan secara cuma-cuma pengobatan mata gratis kepada 100 orang warga tidak mampu yang mengalami katarak, dan ditangani langsung dokter Jusuf Wijaya, salah satau spesialis mata terbaik Indonesia. Kegiatan Jaringnews Peduli ini diperkirakan akan digelar dari bulan Februari hingga Juni tahun 2014, yang dilaksanakan pada hari Jumat dan Sabtu disetiap minggunya, hingga seluruh pasien tertangani.

Sebelum menggelar operasi katarak para pasien akan menjalani skrining berupa pemeriksaan mata dan tes darah, untuk mengetahui layak atau tidaknya seorang pasien menjalani proses operasi mata. Skrining ini akan dilakukan di hari Jumat setiap mingguny. Dilanjutkan dengan Operasi pada hari Sabtu dikeesokan harinya,

Salah satu Katua RT 02/02, Tebet, Jakarta Selatan, Sapri berterima kasih atas perhatian dan bantuannya terhadap para tokoh masyarakat yang juga warganya, yang dilakukan Kastorius bersama Tim Kastorius Pro Rakyat lewat Jaringnews Peduli.  

Kastorius mengemukakan di Indonesia penyakit katarak terbilang tinggi, usia diatas 50 tahun sudah terkena katarak, dan bila tidak diobati maka akan menimbulkan fatal kepada retina mata, dan kebutaan. Dan menurutnya, hingga saat ini Katarak masih merupakan penyebab kebutaan no.1 di Indonesia.

"Padahal kebutaaan akibat penyakit katarak adalah kebutaan yang masih dapat disembuhkan, untuk itu akan kita upayakan,"paparnya.

Dokter spesialis mata RS UKI jebolan universitas Vrije Belgia, dr. Jusuf Wijaya,  mengatakan, untuk operasi katarak seharusnya dikenakan biaya satu pasien rata-rata Rp 10 juta, namun karena program kemanusiaan, dan juga ingin mendukung program Jaringnews Peduli yang diprakarsai langsung oleh Pimred Jaringnews.com yang merupakan sahabatnya, para pasien yang tidak mampu akan digratiskan. “Ini bagian kemanusiaan yang kami lakukan bagi orang tidak mampu sehingga dapat menolong  mereka mengalami katarak,” ujar dr. Jusuf.

( Nvl / Nvl )

Komentar