07:42:17 WIB
Sabtu, 22 Juli 2017
Senin, 13 Mei 2013 , 18:29 WIB

Pemred Jaringnews Kunjungi Ketua OJK

Eben Ezer Siadari
40696-Ketua OJK Muliaman Haddad berbincang dengan Pemimpin Redaksi Jaringnews.com Kastorius Sinaga, Jakarta (13/5), (Jaringnews/ Dwi Sulistyo)
Ketua OJK Muliaman Haddad berbincang dengan Pemimpin Redaksi Jaringnews.com Kastorius Sinaga, Jakarta (13/5), (Jaringnews/ Dwi Sulistyo)

Dukungan publik terhadap OJK akan menjadi modal sosial bagi OJK untuk menjalankan fungsinya secara baik.

JAKARTA, Jaringnews.com - Pemimpin Redaksi Jaringnews, Kastorius Sinaga, hari ini, Senin 13 Mei 20013 diterima oleh Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Muliaman D. Hadad, di kantornya, Wisma Bidakara, Jakarta. Kunjungan yang dimaksudkan sebagai silaturahmi sekaligus penjajakan kerjasama tersebut, berlangsung selama lebih dari satu jam dalam suasana santai dan produktif.

Kunjungan ke OJK,  yang kerap disebut sebagai lembaga superbodi itu, memang sangat penting bagi Jaringnews, mengingat posisi strategis serta besarnya kewenangan yang dimiliki oleh lembaga baru ini.

Mulai tahun lalu, OJK resmi menjadi lembaga pengawas bagi sektor keuangan non-bank, menggantikan peran Badan Pengawas Pasar Modal-Lembaga Keuangan (Bapepam). Mulai tahun depan, OJK juga akan mengawasi sektor perbankan, yang menyebabkan lembaga ini menjadi pengawas sektor keuangan secara keseluruhan, sebagaimana diamanatkan oleh UU OJK.

Dalam perbincangan dengan Ketua OJK, Kastorius Sinaga mendapat penjelasan betapa vitalnya lembaga ini. Transformasi pengawasan sektor keuangan yang diembannya tidak sekadar memindahkan kewewenangan. Namun juga membawa perubahan paradigma dan kultur baru di bidang pengawasan. Berbagai lingkup tugas baru juga muncul, semisal pengawasan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) yang juga akan dibawah OJK.

Muliaman yang sebelumnya adalah Deputi Gubernur BI itu menambahkan, sebagai lembaga regulator yang  independen, eksistensi OJK sangat penting dipahami dengan tepat oleh masyarakat luas. Sementara itu, keberadaannya yang belum setahun beroperasi, tentu masih kerap mendatangkan tanda tanya bagi masyarakat awam.

"Jangankan fungsi dan kewenangannya, singkatan OJK saja mungkin belum dikenal masyarakat awam. Padahal hampir semua segmen masyarakat merupakan stakeholders kita karena LKM nantinya berada dalam pengawasan kita juga" tandas Muliaman, pria berusia 53 tahun yang telah lama malang melintang di dunia perbankan itu. Pengenalan OJK sebagai lembaga pengawas keuangan sangat mendesak, di tengah semakin kompleksnya instrumen keuangan sebagai alat transaksi, pendanaan maupun investasi. Sebagai eksesnya berulang kali masyarakat  menjadi korban dari praktik jasa keuangan yang menyimpang melalui berbagai skema curang yang lebih populer dengan sebutan investasi bodong.

"Sebagai lembaga pengawas sektor keuangan, salah satu fungsi yang kelak akan turut mengalami perkuatan di OJK adalah edukasi dan perlindungan konsumen.  Untuk itu, sosialisasi keberadaan, fungsi dan otoritas OJK sangat penting dilakukan ke seluruh segmen masyarakat, termasuk melalui media," tegas Muliaman.

Di pihak lain, dukungan publik terhadap OJK akan menjadi modal sosial bagi OJK untuk menjalankan fungsinya secara baik.

Pada titik ini, menurut Kastorius Sinaga, sangat tepat bagi OJK untuk mengembangkan kerjasama dengan civil societies dimana media massa merupakan salah satu unsurnya. Dalam kaitan itu pula, Kastorius memperkenalkan Jaringnews, sebagai media pemberitaan online yang tengah berkembang di tengah-tengah industri media online di Indonesia. Dengan tagline kredibel dan menebar optimisme, Jaringnews.com telah mampu memberikan informasi yang up-to-date dan real time tentang berbagai peristiwa dalam dan luar negeri. Dengan pembaca yang terus meningkat dan tersebar di seluruh pelosok tanah air, Jaringnews akan dapat menjadi mitra kredibel berbagai pihak termasuk OJK untuk membangun interaksi dengan masyarakat luas.

Kastorius menekankan bahwa Jaringnews yang dikelola secara profesional dan independen, menyediakan dan menyiapkan diri mendukung fungsi edukasi dan sosialisasi OJK melalui berbagai opsi kerjasama yang dimungkinkan.

Muliaman D. Hadad tampak sangat menikmati diskusi pada kesempatan tersebut, dengan didampingi oleh Deputi Kepala Eksekutif, Deputi Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKBN) 2 OJK, Dumoli Pardede dan Staf Ahli Ketua OJK, Saut Simanjuntak.  Pertemuan itu diakhiri dengan makan siang bersama.

( Ben / Deb )

Komentar