12:21:47 WIB
Minggu, 25 Juni 2017
Senin, 24 April 2017 , 07:24 WIB

Bupati Sleman Klaim Mampu Tekan Angka Keluarga Miskin

Widyastuti Padmarini
83211-Potret keluarga miskin (Jaringnews/Arif Purba)
Potret keluarga miskin (Jaringnews/Arif Purba)

Angka keluarga miskin mampu ditekan dengan peningkatan fungsi koordinatif tim koordinasi penanggulangan kemiskinan yang ada di tingkat padukuhan, desa, dan kecamatan.

SLEMAN, Jaringnews.com - Bupati Sleman DIY Sri Purnomo mengklaim angka keluarga miskin di wilayahnya mampu ditekan hingga 1,16 persen pada 2016.

Ia berdalih angka keluarga miskin mampu ditekan dengan peningkatan fungsi koordinatif tim koordinasi penanggulangan kemiskinan yang ada di tingkat padukuhan, desa, dan kecamatan.

Berkat upaya tersebut, angka kemiskinan di Kabupaten menunjukkan penurunan 1,16 persen atau sebanyak 2.150 kepala keluarga (KK) dibandingkan dengan 2015.

"Kami juga menyambut baik Pogram Keluarga Harapan (PKH) dari Kementrian Sosial, apalagi di Sleman ada penambahan jumlah keluarga penerima manfaat (KPM), yang mana pada awal 2016 sebanyak 3.008 KK menjadi 50.862 KK pada 2016 hingga dapat menjangkau keluarga rentan miskin," katanya.

Kementerian Sosial mulai menyalurkan Bantuan Sosial Non-Tunai Program Keluarga Harapan 2017 untuk Kabupaten Sleman senilai Rp188 milar lebih.

Penyaluran bantuan sosial nontunai ini menggunakan sistem kartu yang memiliki multi fungsi, yaitu sebagai e-wallet yang dapat menyimpan data penyaluran PKH serta berfungsi sebagai kartu tabungan

( Wid / Deb )

Komentar