02:16:51 WIB
Minggu, 25 Juni 2017
Minggu, 25 September 2016 , 15:56 WIB

Dua Joki Cium Hajar Aswad Indonesia Dibebaskan dari Penjara Shumaisy

Chandra Harimurti
79302-Hajar Aswad
Hajar Aswad

Mereka memandu istri, nenek, dan keluarga mereka untuk mencium Hajar Aswad.

MEKKAH, Jaringnews.com - Dua jamaah haji Indonesia, Muhammad Rasul Daeng Naba bin Laujeng (41) dan Abdul Rauf Nuraling Pattola bin H Nuraling (43), resmi dibebaskan dari penjara Shumaisy.

Kedua jamaah yang tergabung dalam kloter 1 Embarkasi Makassar (UPG 11) yang tinggal di Hotel Al Sa Wi (504) di wilayah Aziziah ini ditahan sejak Selasa (20/9) pagi karena diduga menjadi joki Hajar Aswad.

"Kedua jamaah ini berhasil dibebaskan berkat kerja sama antara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, KJRI, Maktab, dan Muassasah," kata Kepala Seksi Perlindungan Jamaah (Linjam) Daerah Kerja (Daker) Mekkah Wagirun Topan Tuwinangun.

Mereka memandu istri, nenek, dan keluarga mereka untuk mencium Hajar Aswad.

Muhammad Rasul berhasil memandu sejumlah perempuan untuk mencium Hajar Aswad. Giliran berikutnya, Rasul akan membantu Abdul Rauf Nuraling.

Namun, baru beranjak dari tempat berkumpul mereka yang berada di salah satu sudut area thawaf yang segaris dengan lampu hijau (tanda permulaan tawaf), kedua orang ini ditangkap polisi Haram dan dibawa ke markas kepolisian untuk dimintai keterangan.

Pada 24 September dua jamaah tersebut dibebaskan dan diantar langsung petugas maktab.

Muhammad Rasul dan Abdul Rauf berada di Shumaisy sekitar empat hari lima malam. Menurut Wagirun kendala terbesar untuk membebaskan kedua jamaah itu adalah karena peristiwanya bersamaan dengan libur panjang di Arab Saudi, 22-24 September, sehingga ada kendala dalam koordinasi dengan aparat Arab Saudi.

Wagirun mengimbau jamaah haji Indonesia untuk berhati-hati dan tidak memaksakan diri saat akan mencium Hajar Aswad.

Ia menjelaskan oknum yang mencari keuntungan atau penghasilan menjadi joki mencium Hajar Aswad menjadi perhatian dan target tersendiri bagi kepolisian Masjidil Haram.

( Chm / Deb )

Komentar