05:53:53 WIB
Jum'at, 21 Juli 2017
Selasa, 20 Mei 2014 , 12:51 WIB

Alasan PDI-P Tolak Golkar, Jokowi: "Banyak Sekali Permintaannya"

Chandra Harimurti
62128-Pertemuan Joko Widodo dan Aburizal Bakrie di Pasar Gembrong, Jakarta Pusat
Pertemuan Joko Widodo dan Aburizal Bakrie di Pasar Gembrong, Jakarta Pusat

Sementara PDIP ingin koalisi itu tanpa syarat.

JAKARTA, Jaringnews.com - Calon Presiden Joko Widodo membuka alasan PDI Perjuangan menolak Golkar masuk ke dalam porosnya. Sebab partai yag dipimpin Aburizal Bakrie itu banyak permintaan.

Jokowi menjelaskan dalam penjajakan dengan PDIP, Golkar meminta bagian kekuasaan. Sementara PDIP ingin koalisi itu tanpa syarat.

"Selain itu, kami dibilang abu-abu dan nggak tegas. Jika bergabung mesti ada power sharing. Kami kan dari awal bilang, tanpa syarat. Ya kami tolak saja," kata Jokowi di Balaikota Jakarta, Selasa (20/5).

Dikabarkan Golkar meminta 11 kursi menteri kepada PDIP saat ingin bergabung. Namun Jokowi tidak ingin membeberkan hal itu. Jelasnya, kata Jokowi, permintaan Golkar tidak bisa dipenuhi.

"Saya tidak bisa sebutkan. Tapi kalau ada permintaan sesuatu, dan kita katakan bahwa kita kerjasama tanpa syarat, ya sudah," jelasnya.

Saat ini Golkar sudah memantabkan pilihan untuk mendukung pencapresan Prabowo Subianto. Itu diputuskan setelah pertemuan Minggu (18/5) malam antara Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Ketum Partai Golkar Aburizal Bakrie (ARB) tidak mencapai kesepakatan. Besoknya, Golkar sudah ke Gerindra.

( Chm / Nvl )

Komentar