22:09 WIB
Rabu, 30 Juli 2014
Jumat, 10 Mei 2013 17:15 WIB

Puspayoga-Sukrawan Memilih Tak Hadiri Debat Pilgub Bali

Sri Lestari
Anak Agung Puspayoga (Jaringnews/Sri Lestari)
Anak Agung Puspayoga (Jaringnews/Sri Lestari)

Alhasil, acara debat ini hanya menghadirkan satu pasangan calon saja, Pastika-Sudikerta.

DENPASAR, Jaringnews.com - Pasangan nomor urut 1 Pilgub Bali 2013, Puspayoga-Sukrawan, tidak menghadiri debat Pilgub Bali yang diselenggarakan KPU Bali. Alasannya, ingin menciptakan suasana kondusif. Meski begitu, KPU Bali tetap melaksanakan debat sesuai yang dijadwalkan.

"Debat tepat dilaksanakan sesuai dengan rencana. Undangan sudah disebar, alat sudah dipasang dan harus tetap dijalankan," kata ketua KPU Bali, I Ketut Sukawati Lanang Putra Perbawa, di Denpasar, Jumat (10/5).

Adapun pihak PAS, singkatan untuk Puspayoga-Sukrawan, menilai dua debat sebelumnya yang disiarkan langsung televisi lokal dan nasional suasananya tidak kondusif dan memanas.

"Kami hanya menjaga situasi kondusif. Coba lihat debat sebelumnya, Pak Puspayoga justru menunjukkan bahwa bisa mengendalikan diri dan tidak terpancing emosi. Debat tidak perlu lagi bagi kami, lebih baik bertemu dengan rakyat," kata Wakil Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat konferensi pers di Sekretariat DPD PDIP.

Alhasil, acara debat ini hanya menghadirkan satu pasangan calon saja, Pastika-Sudikerta. Pasangan yang disingkat Pastikerta ini berpeluang besar untuk menyampaikan program-programnya dengan leluasa mengingat acara ini disiarkan secara langsung oleh televisi nasional.

(Sri / Nky)
Diurutkan berdasarkan:
Sabtu, 11 Mei 2013 21:04 WIB
NYOMAN

Pak PY ga tau malu...uda ada perjanjiannya lo ya,,sp bilang di bali rusuh..hadewww ngada2 aja

Minggu, 12 Mei 2013 07:10 WIB
Nyoman Sukreni

Justru Dari debat sebelumnya saya jadi tau, ternyata ada kartu JKBM untuk rakyat ditahan dan tidak diberikan kemasyarakat oleh camat karena ada instruksi dari timsukses puspayoga untuk menjelekkan dan menggagalkan Mangku Pastika, untungnya sudah diketahui Mangku Pastika dan sudah dilaporkan ke polisi dan kpu

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini