04:21 WIB
Sabtu, 29 November 2014
Senin, 15 April 2013 23:38 WIB

Ini Dia Penemu Kotak Hitam Lion Air yang Gagal Mendarat di Bali

Sri Lestari
Anggota Denzipur IX, Lettu Rendy Daniel (Jaringnews/Sri Lestari)
Anggota Denzipur IX, Lettu Rendy Daniel (Jaringnews/Sri Lestari)

CVR posisinya terjepit oleh ekor pesawat dan karang.

TUBAN, Jaringnews.com - Setelah hampir 5 jam melakukan evakuasi ekor pesawat Lion Air yang gagal mendarat di bandara Nguah Rai, akhirnya kotak hitamnya ditemukan oleh anggota Denzipur IX. Anggota Denzipur IX itu bernama Lettu Rendy Daniel.

"Berkat Tuhan dan doa semuanya, akhirnya saya menemukan kotak hitam ini. Penyelaman yang menghabiskan waktu setengah jam ini benar-benar sulit karena posisi CVR atau kotak hitam terjepit," kata Daniel usai melakukan konferensi Pers, Tuban, Senin kemarin (15/4).

Bujang asal Menado yang masih berusia 26 tahun ini, nekad menyelam ke dalam air mengingat sudah malam dan air sudah mulai surut. Berbekal komando dari komandan Denzipur IX, Mayor Karel dan bantuan teknisi dari Lion Air bernama Maros, maka ditemukanlah kotak hitam tersebut.

"CVR posisinya terjepit oleh ekor pesawat dan karang. Saya berani memutuskan untuk masuk dengan bantuan teknisi Lion di darat dan Komandan Denzipur. Saya nekad melepas segala peralatan, dan masuk badan pesawat. Mula-mula kaki saya kemudian kepala dan terakhir baru saya masukkan tabung oksigennya," tambahnya.

Rendy juga mengatakan bahwa saat evakuasi CVR tersebut kondisi tabung oksigen sudah hampir habis dan bersyukur bisa diatasi dan cepat membawa CVR atau kotak hitam tersebut setelah membuka konsulnya atas petunjuk teknisi Lion Air. Untuk agenda hari ini adalah pemotongan badan pesawat Lion Air Jenis 737-800 untuk diangkat ke darat yang rencananya digeser ke pantai Kelan Tuban.

(Sri / Deb)

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini