12:45 WIB
Jumat, 1 Agustus 2014
Sabtu, 28 Juli 2012 16:47 WIB

Ijazah Walikota Batu Eddy Rumpoko Benar-benar Palsu

Abdul Hady JM
 Eddy Rumpoko
Eddy Rumpoko

KPUD Kota Batu kemungkinan besar bakal mendepak Eddy dari daftar kontestan Pilkada Oktober mendatang.

SURABAYA, Jaringnews.com - Jalan Walikota Batu Eddy Rumpoko untuk melenggang kembali menuju Pendopo melalui perhelatan Pilkada Kota Batu tampaknya menemukan jalan buntu.

Pasalnya, kabar dugaan ijazah palsu yang dimiliki Eddy untuk mendaftar menjadi Calon Walikota ke KPUD Kota Batu telah menemukan titik terang.

Titik terang ditemukan setelah KPUD Kota Batu menemukan tiga dokumen palsu. Tiga dokumen tersebut membuktikan bahwa Eddy tidak pernah tercatat sebagai siswa SMP Taman Siswa Surabaya.

Dari dokumen itu, KPUD Kota Batu kemungkinan besar bakal mendepak Eddy dari daftar kontestan Pilkada Oktober mendatang.

"Berdasarkan peraturan KPU nomor 6/2011, tentang tata cara pencalonan kepala dan wakil kepala daerah, tiga syarat dokumen yang didapat KPUD Kota Batu sudah cukup untuk menyatakan diterima atau ditolak pencalonannya Eddy Rumpoko. Syarat untuk mencoret Eddy Rumpoko telah terpenuhi. Silahkan, terserah KPUD Batu (untuk mencoretnya, red)," tegas Ketua KPU Jatim, Andre Dewanto, saat dimintai tanggapan terkait temuan baru tersebut.

Ketiga dokumen tersebut adalah pertama, berita acara klarifikasi dari SMP Taman Siswa Surabaya. Hasil klarifikasi ditemukan bahwa dalam Buku Induk Siswa tidak pernah ada nama Eddy Rumpoko.

Kedua, berita acara klarifikasi dari kepala sekolah Taman Siswa yang baru, Abdullah. Abdullah mengakui, bahwa mantan kepala sekolah yang lama, Rusminah, pernah mencabut kembali surat yang pernah dibuatnya tahun 2007 pada tahun 2010 bahwa Eddy Rumpoko pernah bersekolah di SMP Taman Siswa Surabaya.

Ketiga, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Surabaya, mengatakan bahwa Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya yang lama, Sahudi, menyebutkan, bahwa Eddy Rumpoko juga tidak pernah sekolah di SMP Taman Siswa Surabaya.

Sekadar diketahui, Abdullah mengeluarkan surat pernyataan nomor 045/ABD/TD/VII/2012 tentang Surat pernyataan pembatalan dan pencabutan surat nomor 040/TD//E.11/VIII/2009 yang pernah dikeluarkan oleh Sekolah SMP Taman Siswa pada 1 Februari 2007 nomor 62/TO//SP/II/2007 dan surat keterangan nomor 15/TD/SKET/II/2007 atas nama Eddy Rumpoko.

Abdullah mengakui, surat pernyataan itu diterbitkan setelah pihaknya didatangi Panwaslu dan KPUD Batu untuk melakukan klarifikasi data ijazah Eddy Rumpoko yang digunakan untuk mendaftar kembali sebagai calon Walikota Batu.

Seperti diberitakan, kasus dugaan ijazah Eddy Rumpoko palsu diungkap oleh Ketua Perhimpunan Al-Irsyad Kota Batu Fahmi Al Katiri pada tahun 2009. Saat itu, dia mengungkapkan bahwa ijazah Eddy Rumpoko yang dipakai sebagai persyaratan dalam pencalonannya sebagai Walikota Batu pada Pilkada 2007 itu palsu.

Kasus itu sempat ditangani Polwiltabes Surabaya dan Eddy Rumpoko ditetapkan sebagai tersangka. Namun dalam perjalanannya, kasus itu diambil alih oleh Polda Jatim saat dipimpin Kapolda Irjen Pol Badrodin Haiti. Bahkan, Polda Jatim juga sudah menetapkan dua tersangka, yaitu Suharminah (Kepala Sekolah SMP Taman Siswa) dan Purwantara (pegawai TU SMP Taman Siswa).

Namun, belakangan pada pada 7 Juni 2012 lalu, Polda Jatim dibawah pimpinannya Irjen Pol Hadiatmoko, menerbitkan Surat Penghentian penyidikan (SP3). Surat itu yang membuka pintu kesempatan bagi Eddy Rumpoko untuk kembali meniti jalan menjadi Walikota Batu dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Batu pada 2 Oktober 2012 mendatang.

(Hdy / Deb)
Diurutkan berdasarkan:
Selasa, 4 September 2012 00:42 WIB
Tumewu

Semua itu memang waktunya sudah terkadang orang berdiri di atas kadang orang NJLONGOP seperti anda (ER), itu mah biasa. Tidak ada yang istimewa dari ke-NJOLONGOPAN anda (ER). Selamat menikmati ke-Njlongopan anda. Nuwun

Selasa, 12 Februari 2013 09:36 WIB
andi

anjing ini walikota

Selasa, 12 Februari 2013 09:43 WIB
Yonathan Wiranata

penjarakan saja walikota seperti ini, tidak cocok jadi walikota,,dunia akhirat saya tidak sudi,,jgn dilindungi,,koruptoooooor

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini