05:37 WIB
Sabtu, 1 November 2014
Kamis, 15 September 2011 22:42 WIB

TNI Dan Angkatan Bersenjata Thailand Gelar ITHLC

Ralian Jawalsen Manurung
Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono
Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono

Bangkok,Jaringnews.com- Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Angkatan Bersenjata Kerajaan Thailand gelar Sidang Indonesia Thailand High Level Committee (ITHLC) tahun 2011 di Bangkok-Thailand, 13–15 September 2011, dengan agenda untuk meningkatkan kerja sama intelijen, operasi dan latihan.

Pada pembukaan Sidang ke-5 ITHLC, Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono menyatakan, Indonesia dan Thailand tidak mungkin terlepas dari fenomena perkembangan lingkungan global yang dinamis.

“Perkembangan dinamika keamanan di berbagai negara, seperti yang terjadi di Tunisia, Mesir, Suriah dan Libia. Serta, situasi keamanan di Pakistan dan Afghanistan, secara tidak langsung berdampak pada situasi keamanan dikawasan Asean,“ ujar Panglima, Kamis (15/9) malam.

Panglima TNI menambahkan, pengamanan wilayah di Asean mesti ditingkatkan, karena menghangatnya suasana keamanan di Laut China Selatan dengan tampilnya kekuatan China, serta kerusuhan di negara yang telah maju sekalipun, akan berdampak pada situasi keamanan Asean. Khususnya, Indonesia dan Thailand.
 
Panglima mengemukakan, sebagai dua negara anggota Asean yang memiliki perbatasan maritim, perlu waspada dan senantiasa siaga dengan kemungkinan terkena imbas dampak buruk dari bergejolaknya situasi keamanan di beberapa wilayah tersebut.

Untuk itulah, Panglima TNI mengemukakan, pada Sidang ke-5 ITHLC tahun ini, selain membahas berbagai isu yang telah menjadi kesepakatan bersama seperti yang telah tersusun dengan baik oleh kedua sekretariat, maka patut mewaspadai wilayah perbatasan perairan kedua negara dari kemungkinan masuknya pihak lain yang akan memanfaatkan wilayah perbatasan Indonesia-Thailand untuk kepentingan pihak tertentu.
           
“Saat ini, Forum ITHLC telah memasuki tahun kelima.  Pada usia yang masih relatif baru, Sidang ITHLC telah mampu memberikan gambaran tentang pencapaian kualitas kerjasama dan kedekatan hubungan personal dan institusional kedua pihak yang sangat membanggakan, “ujarnya.
 
Panglima TNI menerangkan, Semua itu dikarenakan adanya berbagai faktor pendukung, antara lain kemiripan dalam tradisi dan budaya.

“Serta adanya kepentingan bersama untuk meningkatkan kapasitas militer kedua negara dan menumbuhkan rasa saling percaya dalam rangka mewujudkan stabilitas dan keamanan kedua negara dan juga di kawasan,“ ujarnya.
 
Delegasi Indonesia dipimpin oleh Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, sedangkan Thailand dipimpin oleh Panglima Angkatan Bersenjata Kerajaan Thailand Jenderal Songkitti Jaggabatara

Beberapa pejabat tinggi TNI yang turut mendampingi Panglima TNI diantaranya adalah Wakasal Laksdya TNI Marsetio, Wakasau Marsdya TNI Dede Rusamsi, Dankodiklat TNI AD Letjen TNI Marciano Norman dan Asisten Intelijen, Operasi, Personel dan Logistik Panglima TNI serta Kapuspen TNI Laksamana Muda TNI Iskandar Sitompul.

(Ral / Nky)

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini