22:45 WIB
Minggu, 23 November 2014
Rabu, 8 Mei 2013 00:34 WIB

SBY Ucapkan Selamat ke Najib Kembali Jadi PM Malaysia

Chandra Harimurti
Susilo Bambang Yudhoyono (Jaringnews/Dwi Sulistyo)
Susilo Bambang Yudhoyono (Jaringnews/Dwi Sulistyo)

Hubungan SBY dengan Najib begitu baik. Begitu juga dengan Anwar Ibrahim.

JAKARTA, Jaringnews.com - Susilo Bambang Yudhyono mengucapkan selamat atas terpilihnya kembali Datuk Seri Najib Tun Razak menjadi Perdana Menteri Malaysia. Ucapan itu disampaikan olehnya via telepon.

Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha mengatakan, hubungan SBY dengan Najib begitu baik. Begitu juga dengan Anwar Ibrahim yang menjadi lawan politik Najib.

"Presiden SBY sudah menyampaikan selamat kepada Pak Najib," kata Julian di kantor Presiden Jakarta, Selasa (7/5).

Julian mengatakan, SBY juga mengamati dinamina politik pasca pemilihan umum di Malaysia yang memenangkan Najib. Dia juga sudah mendengar jika partai koalisi BN dan partai oposisi PR, yang dipimpin oleh Anwar Ibrahim melayangkan protes atas hasil pemilu.

"Ini jadi perhatian juga bahwa ada kabar yang kami dengar, imbauan tidak menerima hasil pemilu. Ini yang perlu menjadi bahan renungan, refleksi dan introspeksi bagi kita. Meski kita banyak dinamika poltik, praktik pelaksanaan pesta demokrasi, presidential election di Indonesia berjalan dengan tertib, dimana pihak yang kalah itu bisa menerima dengan legowo dan mendukung. Ini menunjukan bentuk kita sudah dewasa dalam praktik demokrasi kita. Mudah-mudahan tidak terjadi seperti di Malaysia seperti yang diberitakan bahwa ada imbauan tidak menerima hasil pemilu," jelas Julian.

Najib kembali disumpah menjadi Perdana Menteri Malaysia, setelah partai yang dipimpinnya, Barisan Nasional, memenangkan Pemilihan Umum (Pemilu) Malaysia kemarin. Najib membacakan sumpah jabatannya di hadapan Yang di Pertuan Agong Tuanku-Abdul Halim Mu'adzam Shah di Balai Rong Seri, Istana Negara Malaysia, Senin (6/5).

Hasil pemilu itu mencatat Barisan Nasional, partai berkuasa, kembali mempertahankan kekuasannya, dengan memperoleh 133 dari 222 kursi di parlemen Malaysia, untuk membentuk Pemerintah Federal yang baru.

(Chm / Nky)

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini
  
  • Terpopuler
  • Terkomentari