07:43:04 WIB
Senin, 27 Maret 2017
Senin, 11 April 2016 , 18:17 WIB

Sunny Beberkan Hubungan Ahok Dengan Pengusaha Kakap

Luska Mujidayanti
76069-Staf khusus Gubernur DKI, Sunny.(Ist)
Staf khusus Gubernur DKI, Sunny.(Ist)

Justru setahu saya Pak Sanusi dengan Pak Ariesman sudah saling kenal sejak tahun 2004. Pak Sanusi kan sebelum DPRD DKI pengusaha juga, pernah kerjamasa dengan APL

JAKARTA, Jaringnews.com - Staf khusus Gubernur DKI Jakarta, Sunny Tanuwudjaja, terlihat bersahaja ketika diminta wartawan untuk menjelaskan posisi dirinya yang disebut-sebut terlibat dalam pusaran korupsi reklamasi pantai.

Kolega Gubernur Basuki Tjahaja Purnama ini telah dicekal oleh KPK untuk tidak bepergian ke luar negeri guna pemeriksaan beberapa waktu lalu. Saat ditanya apakah dia mau menceritakan soal kasusnya tersebut, Sunny pun bersedia membeberkan apapun soal pemufakatan proyek reklamasi yang telah berujung pidana di meja Komisi Antikorupsi (KPK). Termasuk bagaimana hubungan Ahok, konglomerat properti, dan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Berikut kutipan Percakapan antara Sunny dengan sejumlah wartawan di Balaikota, Jakarta, Senin (11/4) yang dikemas dalam bentuk wawancara ; 


Apakah benar anda sering mengatur pertemuan antara pengusaha/konglomerat kakap dengan Gubernur DKI ?

Iya sering tapi hanya mengatur saja ya. Karena mereka (pengusaha) ingin kasih masukan tapi sungkan dengan Pak Ahok. Enggak tahu timmingnya kapan yang tepat. Kadang-kadang via saya, tapi kadang-kadang langsung juga. 
Pak Ahok bilang, saya ingin ketemu dia, bisa dijadwalkan enggak? Atau pengusahanya bilang saya mau ketemu Pak Ahok dijadwalkan bisa enggak, gitu aja.


Kalau sama pak Aguan, apakah benar anda yang mengatur ?

Kalau sama pak Aguan (bos PT. Agung Sedayu Group, Sugianto Kusuma alias Aguan) sebulan sekali lah, kurang lebih seperti itu, tapi saya tidak mengistimewakan Agung Sedayu Group. Karena pak Ahok juga sering bertemu dengan pengembang properti lainnya.

Apa yang biasa dibicarakan dalam pertemuan itu ? 

Biasanya pengusaha-pengusaha itu persepsinya, Pak Gubernur itu dekat sama Pak Presiden bisa dimasukkan kepada Pak Presiden, mereka suka ngobrol dengan Pak Gubernur harapannya bisa sampai ke Pak Presiden gitu.

Lalu, gimana dengan Sanusi ?

Sebenarnya kalau antara pengusaha dengan DPRD ya mereka sudah saling kenal kok. Bahkan lebih dulu sebelum ada saya, sebelum saya kenal pengusahanya, sebelum kenal DPRD-nya mereka sudah saling kenal.

Justru setahu saya Pak Sanusi dengan Pak Ariesman sudah saling kenal sejak tahun 2004. Pak Sanusi kan sebelum DPRD DKI pengusaha juga, pernah kerjamasa dengan APL. Jadi memang hubungan mereka sudah lama dan sebenarnya enggak perlu saya untuk kenal untuk bicara gitu.


 

( Lus / Deb )

Komentar