07:43:44 WIB
Senin, 27 Maret 2017
Kamis, 10 Maret 2016 , 13:32 WIB

Berhasil Depak Persiba Balikpapan, Arema Cronus Kecewa Berat Akhirnya Tak Lolos

Arsyad Raidi
75505-Aremania dan Aremanita (foto: aremafc.com)
Aremania dan Aremanita (foto: aremafc.com)

Arema mempertanyakan regulasi pertandingan sistem trofeo yang sangat aneh.

TENGGARONG, Jaringnews.com - Persiba Balikpapan keok dan tersingkir dari perebutan tiket final Piala Gubernur Kaltim 2016, setelah kalah tipis 0-1 dari Arema Cronus pada laga semifinal di Stadion Aji Imbut Tenggarong, Kutai Kartanegara, Rabu.

Kekalahan ini membuat peluang mereka menuju final tertutup karena mereka hanya mengoleksi nilai 1.

Di laga sebelumnya, tim "Beruang Madu" juga menelan kekalahan dari Madura United lewat drama adu penalti yang berakhir 3-4, setelah hingga 45 menit bermain imbang 1-1.

Sementara itu, gol kemenangan "Singo Edan" dicetak Dendi Santoso pada menit ke-33 melalui tendangan keras di depan gawang yang tidak bisa dihadang kiper Persiba Geri Mandagi.

Namun demikian, pelatih Arema Cronus Milomir Seslija mengaku kecewa dengan kegagalan timnya meraih tiket final Piala Gubernur Kalimantan Timur (PGK) 2016 yang akan berlangsung di Stadion Utama Palaran Samarinda 13 Maret.

Dari dua kali penampilan skuadnya meraih poin empat, sama seperti Madura United yang keluar sebagai juara semifinal trofeo yang berlangsung di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Rabu malam, namun, justru Arema yang meraih tiga poin, murni hasil kemenangan melawan Persiba Balikpapan, di waktu normal 45 menit, dinyatakan kalah dengan Madura United, yang memenangi pertandingan dua kali melalui tendangan adu pinalti.

"Sejak awal saya menanyakan persoalan ini kepada panitia, namun tidak ada jawaban yang pasti, dan tetap menerapkan aturan sesuai mereka," kata pelatih yang sering disapa Milo.

Senada dengan pelatih, Kapten Arema Cronus Hamka Hamzah juga mempertanyakan regulasi pertandingan sistem trofeo yang menurutnya sangat aneh.

"Menurut saya tidak adil saja, tim kami bisa menang di pertandingan normal, namun nyatanya harus kalah dengan tim lain yang menang melalui adu pinalti," tegasnya.

( Ars / Deb )

Komentar