01:42:00 WIB
Selasa, 06 Desember 2016
Sabtu, 11 Februari 2012 , 12:18 WIB

Sidak Denny Indrayana ke Rutan Cipinang Patut Diapresiasi

Ralian Jawalsen
Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana
Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana

Karena sidak itu, Denny memergoki pertemuan rahasia antara M. Nazir, dan Djufri Taufik dengan M. Nazaruddin di ruang khusus di Rutan Cipinang.

JAKARTA, Jaringnews.com - Terbongkarnya pertemuan rahasia antara anggota Komisi III DPR, Muhammad Nasir dan mantan kuasa hukum Mindo Rosalina Manulang, Djufri Taufik dengan terdakwa kasus dugaan suap Wisma Atlet, Muhammad Nazaruddin oleh Wakil Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia (Wamekumham), Denny Indrayana saat melakukan Sidak ke Lembaga Pemasyarakatan Cipinang, Jakarta Timur, patut diapresiasi.

Pengamat Hukum, Saldi Isra berpendapat, sidak yang dilakukan Denny adalah langkah yang positif dan sudah tepat.

"Jadi apa yang dilakukan Wamenhumham adalah langkah yang baik. Saya kira sesuatu yang benar yang dilakukan pejabat menteri," kata Saldi Isra, di Jakarta, Sabtu (11/2/2012).

Menurut Saldi, setidaknya apa yang dilakukan Denny adalah upaya untuk mengontrol kehidupan di rumah tahanan. Sehingga, pejabat menteri bukan sekedar mendengar dari bawahannya, tetapi terjun langsung ke lapangan untuk melihat situasi nyata di masyarakat, khususnya rutan.

Dikatakannya, motif kedatangan Nasir yang tak lain adalah adik kandung Nazaruddin, dan Taufik ke LP Cipinang di luar jam besuk, harus diselidiki karena janggal. Pasalnya, pertemuan itu terjadi para Rabu (8/2/2012) malam di suatu ruangan khusus di rutan Cipinang.

"Apakah motif kedatangannya ke sana. Katanya dengan Pass Khusus, dan apakah memang anggota DPR menggunakan Pass Khusus?" tanya dia.

Menyoal Pass Khusus, di tempat terpisah anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Golkar, Nurdiman Munir menjelaskan, Pass Khusus diterapkan pada masa kepemimpinan Patrialis Akbar di Kementerian Hukum dan HAM.

( Ral / Kru )

Berita Terkait

Komentar