04:24:58 WIB
Kamis, 29 Juni 2017
Kamis, 13 April 2017 , 15:20 WIB

KPK Limpahkan Berkas Tersangka Kasus Suap Bakamla ke Jaksa

Karina Utami

Dalam kasus ini tersangka Eko merupakan Deputi Informasi, Hukum, dan Kerja Sama Bakamla RI yang diduga terlibat tindak pidana korupsi suap terkait pengadaan "satelit monitoring" (Satmon).

JAKARTA, Jaringnews.com -  Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan tersangka kasus dugaan korupsi di Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Eko Susilo Hadi ke jaksa penuntut umum.

"Hari ini KPK melakukan pelimpahan tahap dua untuk tersangka Eko Susilo Hadi (ESH). Proses sudah berpindah dari Penyidik ke Penuntut Umum," kata Febri Diansyah di Jakarta, Kamis, (13/4/2017).

Dalam kasus ini tersangka Eko merupakan Deputi Informasi, Hukum, dan Kerja Sama Bakamla RI yang diduga terlibat tindak pidana korupsi suap terkait pengadaan "satelit monitoring" (Satmon).

Projek Satmon tersebut menelan nilai kontrak Rp220 miliar pada tahun anggaran 2016.

KPK baru saja menetapkan satu tersangka baru dalam kasus itu, yakni Nofel Hasan (NH), Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi di Bakamla selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) yang diduga menerima hadiah 104.500 dolar Singapura.

Sebelumnya KPK telah menetapkan empat tersangka, tiga di antaranya kini sudah menjalani persidangan dengan status terdakwa, yakni Fahmi Darmawansyah, Hardy Stefanus, dan Adami Okta.

Fahmi, Adami, dan Hardy didakwa menyuap mantan Deputi Informasi, Hukum, dan Kerja Sama Bakamla Eko Susilo Hadi sebesar 100 ribu dolar Singapura, 88.500 ribu dolar AS, 10 ribu euro.

Baru ini KPK kembali menetapkan tersangka ke lima dalam korupsi Bakamla, yaitu Nofel Hasan. Nofel menerima yang menjabat sebagai Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Bakamla mendapat suap sebesar 104.500 dolar Singapura.

Suap juga diberikan kepada Kasubag TU Sestama Bakamla Tri Nanda Wicaksono Rp120 juta.
 

( Kar / Deb )

Komentar