09:26:48 WIB
Senin, 23 Januari 2017
Senin, 09 Januari 2017 , 19:31 WIB

Rilis KPK : Tahun 2016 OTT Terbanyak Sepanjang Sejarah KPK

Karina Utami
Gedung KPK  yang baru
Gedung KPK yang baru

KPK berhasil meraih penghargaan peringkat pertama Keterbukaan Informasi Badan Publik Tahun 2016 kategori Lembaga Non Struktural (LNS) dari Komisi Informasi Pusat (KIP).

JAKARTA, Jaringnews.com -  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis hasil capaiannya sepanjang tahun 2016 lalu. Ketua KPK  Agus Rahardjo mengatakan rilis tersebut merupkan bentuk pertanggungjawaban ke publik dan transparansi atas kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi.

“Sejak lembaga ini berdiri, laporan keuangan KPK selalu memiliki opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” jelas Agus di Gedung KPK, Senin (9/1/2017).

Berikut pencapaian KPK yang tertuang dalam rulisnya :

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP), selama 6 (enam) tahun sejak tahun 2010, KPK memperoleh Nilai A.

KPK berhasil meraih penghargaan peringkat pertama Keterbukaan Informasi Badan Publik Tahun 2016 kategori Lembaga Non Struktural (LNS) dari Komisi Informasi Pusat (KIP).

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sepanjang 2016 sudah mengembalikan uang hasil penyitaan dari pelaku korupsi sebesar Rp497,6 miliar kepada kas negara.

Berdasarkan jenis perkaranya, tindak pidana korupsi yang paling banyak terjadi berupa penyuapan dengan 79 perkara, kedua korupsi pengadaan barang/jasa 14 perkara, serta tindak pidana pencucian uang dengan 3 perkara.

Sepanjang 2016, KPK telah melakukan 96 kegiatan penyelidikan, 99 penyidikan, dan 77 kegiatan penuntutan, baik kasus baru maupun sisa penanganan perkara pada tahun sebelumnya.

Selain itu, di tahun yang sama sebanyak 81 putusan pengadilan telah memiliki kekuatan hukum tetap. Sementara dari hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan, KPK juga sudah menetapkan sebanyak 56 tersangka dari berbagai latar belakang. Mereka terdiri dari anggota legislatif, kepala daerah, hingga aparat penegak hukum itu sendiri.

Di tahun 2016 ini merupakan OTT terbanyak sepanjang sejarah KPK sampai saat ini. 

( Kar / Deb )

Komentar