04:24:32 WIB
Kamis, 29 Juni 2017
Selasa, 14 Maret 2017 , 10:08 WIB

Tiga Teman Dekat Ringankan Kasus Ahok

Helena Tan
82498-Sidang penistaan agama dengan terdakwa Ahok (Foto: Ist)
Sidang penistaan agama dengan terdakwa Ahok (Foto: Ist)

"Hari ini kami akan menghadirkan saksi yang meringankan yaitu Pak Juhri, Pak Suyanto dan Pak Fajrun. Ini adalah teman Pak Basuki saat SD, ada masyarakat sana yang tahu kehidupan Pak Basuki," ujar Teguh.

JAKARTA, Jaringnews.com - Tim Kuasa Hukum Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) rencananya menghadirkan lima saksi dalam lanjutan kasus penodaan agama dengan terdakwa Ahok di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa ini.

Kelima saksi yang direncanakan hadir dalam sidang ke-14 itu, yakni ahli hukum pidana Universitas Gadjah Mada (UGM) Edward Omar Sharif Hiariej, dua Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Bangka Belitung, yaitu Juhri dan Ferry Lukmantara, Suyanto sopir yang berasal dari Belitung Timur dan Fajrun teman Sekolah Dasar (SD) Ahok yang juga berasal dari Belitung Timur.

Empat saksi yang akan dihadirkan itu akan menjelaskan latar belakang kehidupan Ahok.

Teguh Samudra, pengacara terdakwa kasus dugaan penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengatakan pihaknya akhirnya hanya menghadirkan tiga saksi fakta. Saksi tersebut merupakan orang yang kenal dengan Ahok sejak kecil. 

"Hari ini kami akan menghadirkan saksi yang meringankan yaitu Pak Juhri, Pak Suyanto dan Pak Fajrun. Ini adalah teman Pak Basuki saat SD, ada masyarakat sana yang tahu kehidupan Pak Basuki," ujar Teguh.

Diketahui, Ahok dikenakan dakwaan alternatif yakni Pasal 156a dengan ancaman 5 tahun penjara dan Pasal 156 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara.

Menurut Pasal 156 KUHP, barang siapa di muka umum menyatakan perasaan permusuhan, kebencian atau penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

( Hal / Deb )

Komentar