12:19:11 WIB
Minggu, 25 Juni 2017
Senin, 24 April 2017 , 09:53 WIB

Aneksasi Crimea Jadi Penghambat Bilateral AS-Rusia

Johannes Sutanto de Britto
83222-Crimea
Crimea

Toner mengatakan bahwa Tillerson mengulangi "komitmen tegas Washington terhadap kedaulatan dan integritas teritorial Ukraina dan memastikan bahwa sanksi akan tetap ada sampai Rusia mengembalikan kendali atas semenanjung Krimea ke Ukraina dan sepenuhnya menerapkan komitmennya dalam kesepakatan Minsk."

WASHINGTON, Jaringnews.com - Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson dalam percakapan telepon hari Minggu dengan Presiden Ukraina Petro Poroshenko mengatakan bahwa tindakan Moskow di wilayah timur Ukraina tetap menjadi penghalang untuk memperbaiki hubungan AS-Rusia.

"Sekretaris Tillerson menelpon Presiden Ukraina Petro Poroshenko untuk membahas perjalanannya baru-baru ini ke Moskow dan pesannya kepada pimpinan Rusia bahwa walaupun Amerika Serikat tertarik untuk memperbaiki hubungan dengan Rusia, tindakan Rusia di Ukraina timur tetap menjadi hambatan," kata juru bicara Mark Toner.

Panggilan telepon terjadi saat kedua pemimpin tersebut membahas kematian monitor Amerika untuk Organisasi Keamanan dan Kerja Sama di Eropa yang menabrak ranjau darat saat berpatroli di bagian timur Ukraina.

Pernyataan tersebut mengatakan bahwa Tillerson menerima "belasungkawa" Poroshenko atas kematian orang Amerika.

Ini menandai kerugian pertama untuk Misi Pemantauan Khusus Badan Keamanan (SMM) sejak perang Eropa yang baru saja terjadi lebih dari tiga tahun yang lalu.

Rusia telah memberikan dukungan kepada pemberontak di Ukraina timur yang dilanda perang, di mana lebih dari 10.000 orang tewas dalam konflik yang bulan ini memasuki tahun keempat.

Toner mengatakan bahwa Tillerson mengulangi "komitmen tegas Washington terhadap kedaulatan dan integritas teritorial Ukraina dan memastikan bahwa sanksi akan tetap ada sampai Rusia mengembalikan kendali atas semenanjung Krimea ke Ukraina dan sepenuhnya menerapkan komitmennya dalam kesepakatan Minsk."

Dia mengatakan bahwa Tillerson juga "menekankan pentingnya kemajuan terus-menerus Ukraina dalam reformasi dan pemberantasan korupsi."

( Deb / Deb )

Komentar