02:29:15 WIB
Kamis, 25 Mei 2017
Senin, 03 Oktober 2016 , 09:42 WIB

Arab Saudi Kini Ogah Gunakan Kalender Islam Hijriyah

Widyastuti Padmarini
79461-wanita akan mendapat hak untuk memilih dan dipilih, sebuah perubahan luar biasa dalam monarki ultra konservatif dengan adanya tekanan terhadap perubahan sosial dan demokrasi yang melanda TImur Tengah (Antara/Jaringnews)
wanita akan mendapat hak untuk memilih dan dipilih, sebuah perubahan luar biasa dalam monarki ultra konservatif dengan adanya tekanan terhadap perubahan sosial dan demokrasi yang melanda TImur Tengah (Antara/Jaringnews)

Alasannya, Tahun Hijriyah 15 hari lebih singkat dibandingkan dengan Tahun Gregorius.

RIYADH, Jaringnews.com - Arab Saudi pada Ahad beralih ke Kalender Gregorius (yang di Indonesia dikenal dengan Kalender Masehi) setelah kerajaan itu menggunakan Kalender Islam (Hijriyah) sejak Arab Saudi berdiri pada 1932.

Tindakan tersebut terutama mencakup departemen pemerintah, yang pegawainya akan menerima gaji lebih kecil dibandingkan yang biasa mereka terima. Alasannya, Tahun Hijriyah 15 hari lebih singkat dibandingkan dengan Tahun Gregorius.

Keputusan itu diambil setelah Kabinet pekan lalu mengumumkan pemotongan gaji para menteri dan anggota Shura (Dewan Penasehat).

Itu adalah bagian dari paket penghematan, termasuk pembatalan dan perubahan tunjangan dan insentif, seperti pembatalan bonus tahunan.

Arab Saudi telah melakukan serangkaian tindakan guna menangani kemerosotan harga minyak di pasar dunia.

( Wid / Deb )

Komentar