11:48:02 WIB
Jum'at, 28 Juli 2017
Rabu, 19 April 2017 , 14:30 WIB

Nelayan Libya Temukan Kapal dengan 28 Mayat

Johannes Sutanto de Britto
83128-Penyelamatan kapal migran yang akan tenggelam (Foto: Ist)
Penyelamatan kapal migran yang akan tenggelam (Foto: Ist)

Mereka meninggal akibat haus dan lapar setelah kapal mereka rusak di lepas pantai kota Sabratha.

TRIPOLI, Jaringnews.com - Nelayan Libya menemukan mayat 28 pendatang gelap, yang tampak meninggal akibat haus dan lapar setelah kapal mereka rusak di lepas pantai kota Sabratha.

Sejak Libya kacau sesudah Muammar Gaddafi jatuh pada 2011, negara Afrika Utara itu menjadi titik utama keberangkatan bagi pengungsi, yang berharap mencapai Eropa lewat laut.

Lebih dari 150.000 berhasil menyeberang ke Italia tiap tahun selama tiga tahun belakangan.

28 pengungsi, termasuk empat wanita, ditemukan setelah matahari terbenam oleh nelayan, yang lalu menarik kapal itu ke pantai.

Para korban tersebut dimakamkan bersama di pemakaman untuk pendatang gelap.

"Perahu mereka berhenti di tengah laut akibat mesin rusak," katanya. Ia tidak merinci kebangsaan mereka tapi banyak pendatang gelap berasal dari Afrika sub-Sahara.

( Deb / Deb )

Komentar