05:44:39 WIB
Selasa, 30 Mei 2017
Senin, 17 April 2017 , 14:29 WIB

Erdogan Menang Tipis dalam Referendum Bersejarah Turki

Johannes Sutanto de Britto
83087-Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan  (Foto: dailyasianage)
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (Foto: dailyasianage)

Hasilnya juga bisa memiliki implikasi yang lebih luas bagi Turki yang bergabung dengan NATO pada tahun 1952 dan yang setengah abad terakhir ini telah menetapkan keinginannya bergabung dengan Uni Eropa.

ISTANBUL, Jaringnews.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menang tipis dalam referendum bersejarah yang akan memperketat cengkeramannya pada kekuasaan pada hari Minggu kemarin.

Hasil ini makin memperkuat perseteruan dengan oposisi. Perubahan konstitusional disetujui dalam pemungutan suara yang akan membuat sistem presidensial Erdogan lebih kuat sejak Turki dipimpin Mustafa Kemal Ataturk dan penggantinya Ismet Inonu.

Hasilnya juga bisa memiliki implikasi yang lebih luas bagi Turki yang bergabung dengan NATO pada tahun 1952 dan yang setengah abad terakhir ini telah menetapkan keinginannya bergabung dengan Uni Eropa.

Kampanye 'Ya' memenangkan 51,4 persen suara melawan 48,6 persen untuk 'Tidak', kata komisi pemilihan seperti dikuti Kantor Berita Anadolu yang di hitungan berdasarkan 99,5 persen kotak suara. Pemilihnya pun sangat tinggi dengan 85 persen.

Sementara kerumunan besar pendukungnya mengibarkan bendera di jalanan, Erdogan memuji Turki untuk "keputusan bersejarahnya".

"Dengan orang-orang, kita telah menyadari reformasi yang paling penting dalam sejarah kami," tambahnya.

Tapi pendukung oposisi di distrik anti-Erdogan di Istanbul menunjukkan ketidakpuasan mereka dengan memukul panci, wajan dan peralatan dapur untuk membuat protes bising. Ratusan orang juga turun ke jalan di Besiktas dan Kadikoy.

Kepala Badan Pemilihan Umum Sadi Guven menegaskan bahwa 'Ya' telah menang, tapi oposisi telah bersumpah untuk meggugat hasilnya.

( Deb / Deb )

Komentar