01:32:50 WIB
Senin, 29 Mei 2017
Sabtu, 28 Mei 2016 , 13:27 WIB

Wartawan Manila Ditembak Mati, Polisi Hanya Janji-janji

Johannes Sutanto de Britto
76913-Ilustrasi
Ilustrasi

"Budaya impunitas berada di belakang pembunuhan ini. Hingga kini banyak kasus belum ditangani oleh pihak berwenang, meskipun mereka berulang-ulang membuat janji," tambah Gutierrez.

MANILA, Jaringnews.com - Seorang wartawan ditembak mati di Manila pada Sabtu ini. Pembunuhan ini menambah daftar terbaru pembunuhan yang belum terpecahkan dari para pekerja media di Filipina.

Alex Balcoba (56 diserang di pusat kota Manila akhir Jumat lalu di luar sebuah toko perbaikan arloji yang dimiliki oleh keluarganya.

Presiden Persatuan Wartawan Nasional Paul Gutierrez mengatakan serangan terhadap Balcoba, reporter tabloid Brigada Rakyat, menambah jumlah menjadi 30 wartawan yang tewas di Filipina sejak 2010, dengan tidak ada satu pun tersangka yang diseret ke pengadilan.

"Budaya impunitas berada di belakang pembunuhan ini. Hingga kini banyak kasus belum ditangani oleh pihak berwenang, meskipun mereka berulang-ulang membuat janji," tambah Gutierrez.

Dua pria bersenjata melarikan diri dengan sepeda motor setelah menembak Balcoba.

Polisi Manila hanya menegaskan Balcoba telah ditembak dan dibunuh, namun tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Gutierrez mengatakan polisi telah meyakinkannya mereka akan menyelidiki pembunuhan itu.

Rekan korban menjelaskan Balcoba adalah reporter berita dan kolumnis yang telah menulis tentang polisi Manila sejak 1990-an.

Balcoba adalah wartawan kedua yang dibunuh di Filipina tahun ini dan yang ke-34 sejak 2010 ketika Presiden Benigno Aquino berkuasa.

( Deb / Deb )

Komentar