02:41:46 WIB
Kamis, 25 Mei 2017
Sabtu, 22 April 2017 , 14:32 WIB

Pasukan Kenya Bantai 52 Pemberontak Al-Shabaab

Johannes Sutanto de Britto
83189-Tentara Al - Shabaab
Tentara Al - Shabaab

Kelompok-kelompok pemberontak telah memaksa selama bertahun-tahun untuk menerapkan hukum Islam garis keras di Somalia.

NAIROBI, Jaringnews.com - Pasukan militer Kenya membantai pemberontak Al-Shabaab di selatan Somalia. Juru Bicara Pasukan Pertahanan Kenya Kolonel Joseph Owuoth mengatakan serangan itu terjadi di Badhaadhe, Juba Bawah, Somalia.

Beberapa senapan, tiga alat peledak dan bahan pembuat bom telah diamankan dalam serangan tersebut.

"Pihak intelijen memimpin operasi setelah alat pengintai menemukan pergerakan Al-Shabaab di lokasi tersebut. Pasukan darat yang dipersenjatai mortir dan artileri dikerahkan untuk mengamankan markas itu setelahnya," kata pernyataan itu.

"Setelah selesai operasi, perkiraan awal menunjukkan bahwa 52 petempur tewas, sementara lainnya melarikan diri dengan menderita luka-luka," tambah pernyataan itu.

Al Shabaab, yang sering memberikan informasi berbeda terhadap jumlah korban dari versi resmi, tidak dapat dihubungi segara untuk diminta memberikan tanggapan.

Diketahui, Kenya mengerahkan ribuan tentaranya pada Misi Uni Afrika di Somalia (AMISOM) untuk membantu melawan kelompok Al-Shabaab dan meningkatkan keamanan sebagai bagian dari upaya pemulihan kembali setelah negara itu hancur akibat perang saudara selama dua dasa warsa terakhir.

Kenya pertama kali mengirim pasukan mereka ke Somalia pada 2011, setelah terjadi serangkaian serangan di wilayah Kenya oleh kelompok Al-Shabaab yang terhubung dengan jaringan Al-Qaeda.

Kelompok-kelompok pemberontak telah memaksa selama bertahun-tahun untuk menerapkan hukum Islam garis keras di Somalia.

Mereka pernah menguasai sebagian besar Somalia dan ingin menjatuhkannya pemerintah yang didukung Barat di Mogadishu dan mengusir pasukan penjaga perdamaian, yang juga terdiri atas tentara dari Djibouti, Uganda, Burundi, Ethiopia dan negara-negara Afrika lainnya.

( Deb / Deb )

Berita Terkait

Komentar