12:21:00 WIB
Minggu, 25 Juni 2017
Rabu, 12 April 2017 , 07:27 WIB

Pelajar Indonesia Juara Olimpiade Lingkungan Hidup di Kenya

Johannes Sutanto de Britto
82990-Para Pelajar Indonesia bersama Duta Besar RI Nairobi, Soehardjono Sastromihardjo di Wisma Duta, Nairobi (Foto: Ist)
Para Pelajar Indonesia bersama Duta Besar RI Nairobi, Soehardjono Sastromihardjo di Wisma Duta, Nairobi (Foto: Ist)

Empat tim pelajar usia SLTP dan SMU dari dua sekolah di Yogyakarta, SMU Kesatuan Bangsa dan SLTP Islam Al Azhar-26, berhasil menyabet 1 medali emas, 2 medali perak dan 1 medali perunggu. 

NAIROBI, Jaringnews.com - Delegasi Indonesia meraih gelar juara dalam ajang olimpiade lingkungan hidup bertajuk Golden Climate International Environmental Project Olympiad (GCIEPO) tahun 2017 di salah satu sekolah internasional di Nairobi, Kenya, pada tanggal 7-10 April 2017. 

Empat tim pelajar usia SLTP dan SMU dari dua sekolah di Yogyakarta, SMU Kesatuan Bangsa dan SLTP Islam Al Azhar-26, berhasil menyabet 1 medali emas, 2 medali perak dan 1 medali perunggu. 

Tim SLTP Al Azhar-26 terdiri dari Allodi Fitria Hidayat dan Aurelia Abhista merebut medali emas di kategori junior untuk karya lembar kayu lapis dari ampas tebu, sedangkan tim SMU Kesatuan Bangsa (Savira Pandan Wangi) dengan penemuan anti bakteri dari pelepah pisang Ambon untuk kloset merebut medali perak di kategori lingkungan hidup.

“Saya berkeliling di daerah sekitar saya, dan saya temukan banyak pelepah pisang Ambon yang bisa digunakan,” aku Pelajar SMU Kesatuan Bangsa, Savira. 

Tim lain dari SMU Kesatuan Bangsa, menemukan masker pelindung bagi perokok pasif dari kain yang berisi arang batok kelapa juga berhasil merebut medali perak untuk kategori desain lingkungan hidup.

“Arang batok kelapa mampu menyerap asap rokok secara baik,” jelas Muhammad Harizky Aditia saat menjelaskan pilihan arang batok kelapa sebagai media karya ilmiahnya.

Medali perunggu berhasil diraih untuk karya batu bata dari limbah styrofoam dan arang, di kategori desain lingkungan hidup. 

Empat tim di atas berhasil berjaya di antara total 180 proyek yang dilombakan dari sekitar 350 peserta yang datang dari 22 negara dan berlomba di 6 kategori, yaitu: agrikultur, energi, teknik, lingkungan hidup, desain lingkungan hidup, dan kategori junior. Praktis dari tujuh siswa yang berpartisipasi dan terbagi dalam 4 tim, semuanya memperoleh medali.

Partisipasi kali ini merupakan partisipasi kedua Indonesia setelah tahun lalu juga ikut serta dengan torehan yang juga gemilang (1 emas dan 1 perunggu) di tengah tujuh kali penyelenggaraan kompetisi tahunan tersebut. 

Selepas penganugerahan medali, para anak-anak berprestasi ini diterima oleh Duta Besar RI Nairobi, Soehardjono Sastromihardjo di Wisma Duta, Nairobi, sembari makan malam bersama.

( Deb / Deb )

Komentar