12:07:52 WIB
Minggu, 25 Juni 2017
Jum'at, 31 Maret 2017 , 07:38 WIB

Trump Bebaskan Militer AS Habisi Militan Al-Shabaab di Somalia

Johannes Sutanto de Britto
82773-Pasukan Al - Shabaab sedang berlatih (Foto: Ist)
Pasukan Al - Shabaab sedang berlatih (Foto: Ist)

Militer AS tidak lagi berpikir lama dalam meluncurkan serangan udara sehingga berpotensi munculnya pemboman lebih agresif.

WASHINGTON, Jaringnews.com - Presiden Donald Trump menegaskan telah memberikan otoritas penuh pada militer AS agar meningkatkan serangan udara dalam perang melawan gerilyawan Islam di Somalia.

Menurut seorang pejabat Pentagon, yang berbicara dengan syarat anonim, kelonggaran baru telah diberikan kepada militer. Dengan demikian, militer AS tidak lagi berpikir lama dalam meluncurkan serangan udara sehingga berpotensi munculnya pemboman lebih agresif.

"Kekuatan yang diperluas juga akan memberikan otonomi yang lebih besar dalam pengambilan keputusan atas serangan udara," tegas Kepala Pasukan AS di Afrika Jenderal Thomas Waldhauser.

"Presiden telah menyetujui usulan Departemen Pertahanan untuk memberikan tambahan dukungan untuk Misi Uni Afrika di Somalia dan operasi pasukan keamanan Somalia," kata Juru Bicara Pentagon, Kapten Angkatan Laut Jeff Davis.

Kini pasukan AS memang ikut berjuang untuk mengalahkan militan Al-Shabaab, sebuah kelompok jihad yang terkait dengan Al-Qaeda.

"Dukungan tambahan yang disediakan oleh otoritas ini akan membantu menghabisi tempat berlindung yang aman Al-Shabaab." 

Ia menambahkan keputusan ini sejalan dengan kebijakan pemerintahan Republik Trump untuk memperluas otoritas militer, khususnya serangan udarayang lebih agresif di negara-negara tertentu.

( Deb / Deb )

Komentar