02:07:46 WIB
Minggu, 25 Juni 2017
Rabu, 29 Maret 2017 , 11:30 WIB

Yaman di Jurang Kelaparan

Johannes Sutanto de Britto
82747-Bangunan bersejarah di Yaman yang hancur (Foto: AFP)
Bangunan bersejarah di Yaman yang hancur (Foto: AFP)

Secara khusus, menurut Kantor PBB bagi Koordinasi Urusan Kemanusiaan, tujuh juta orang menghadapi kelaparan.

NEW YORK, Jaringnews.com - Konflik di Yaman kini memasuki tahun ketiganya. Pejabat senior kemanusiaan PBB pun menyeru semua pihak dalam konflik tersebut agar berkomitmen pada dialog politik dan menyelesaikan krisis.

Koordinator Bantuan Darurat PBB dan Wakil Sekretaris Jenderal Urusan Kemanusiaan Stephen O'Brien menegaskan selain merusak ekonomi negeri tersebut, pembunuhan ribuan dan membuat jutaan orang kehilangan rumah. Selain itu, pertempuran telah membawa Yaman ke jurang kelaparan.

"Selama kunjungan ketiga saya ke Yaman baru beberapa pekan lalu, saya menyaksikan bukti yang mengerikan dan menakutkan mengenai ancaman kelaparan," kata O'Brien.

Ia menjelaskan hampir 19 juta warga Yaman, lebih sepertiga penduduk negeri tersebut, memerlukan bantuan kemanusiaan.

Secara khusus, menurut Kantor PBB bagi Koordinasi Urusan Kemanusiaan, tujuh juta orang menghadapi kelaparan.

Dalam satu tahun belakangan saja, jumlah anak kecil yang terbunuh naik dari 900 jadi lebih dari 1.500. 

Anak-anak yang cedera naik hampir dua-kali lipat dari 1.300 jadi 2.450. Anak-anak yang direkrut ke dalam perang mencapai hampir 1.580 dibandingkan dengan 850 anak tahun lalu dan 212 gedung sekolah diserang, naik dari 50 tahun lalu.

( Deb / Deb )

Komentar