11:45:47 WIB
Jum'at, 28 Juli 2017
Senin, 13 Maret 2017 , 13:24 WIB

Malaria Masih Merajalela di Papua

Arsyad Raidi
82478-Nyamuk Anopheles (Foto - wetenschap24.nl)
Nyamuk Anopheles (Foto - wetenschap24.nl)

Semua pasien atau orang yang datang dengan keluhan demam harus diperiksa darahnya.

JAYAPURA, Jaringnews.com - Dinas Kesehatan Provinsi Papua terus berupaya memberantas penyakit malaria yang dialami warga di daerah ini melalui pemberian obat antimalaria

"Jadi semua kasus malaria melalui pemeriksaan laboratorium, bila positif malaria harus diberikan obat antimalaria, tidak boleh pakai obat-obatan yang lain," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis AIDS, TB dan Malaria (ATM) Dinkes Papua Bery Wopari seperti dilansir Antara.

Menurut dia, semua pasien atau orang yang datang dengan keluhan demam harus diperiksa darahnya.

"Setelah pemeriksaan baru ditentukan adanya penyakit malaria atau tidak, kemudian bisa mendapatkan obat antimalaria," katanya lagi.

Ia menambahkan, upaya lain yang dilakukan pihaknya untuk memberas penyakit malaria yakni pemberantasan sarang nyamuk, dan pemasangan kawat antinyamuk di setiap ventilasi.

Selanjutnya, pembersihan bak mandi, pembersihan genangan air, menguburkan bekas daun-daun basah dan kaleng.

"Semua itu kamilakukan untuk mencegah penyebaran malaria di Papya sebelum memasuki fase eliminasi malaria pada tahun 2030," ujar dia lagi.

( Ars / Deb )

Komentar