05:32:48 WIB
Jum'at, 21 Juli 2017
Sabtu, 22 April 2017 , 10:23 WIB

Anak-anak Harus Jadi Duta Antinarkoba

Widyastuti Padmarini
83183-Narkoba
Narkoba

“Saya ingin kita memagari diri sendiri, keluarga, teman sekolah, di kampung, di kota, supaya kita semua terhindar dari narkoba. Semua harus bersama bergerak, tidak mungkin pemerintah hanya sendiri. Harus berani mengatakan tidak pada narkoba,” imbaunya.

SOLO, Jaringnews.com - Presiden Jokowi menghadiri sosialisasi bahaya narkoba, pornografi dan kekerasan pada anak yang dihelat di GOR Manahan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (21/4) kemarin. Dalam arahannya, Presiden Joko Widodo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berperan melawan narkoba.

“Saya ingin kita memagari diri sendiri, keluarga, teman sekolah, di kampung, di kota, supaya kita semua terhindar dari narkoba. Semua harus bersama bergerak, tidak mungkin pemerintah hanya sendiri. Harus berani mengatakan tidak pada narkoba,” imbaunya.

Bahkan berdasarkan data yang diterimanya, menurut Presiden, saat ini 40-50 orang di Indonesia meninggal akibat penyalahgunaan narkoba. Selain itu, dalam dua tahun ini, pemerintah juga dengan tegas menegakkan hukuman bagi setidaknya 18 bandar narkoba.

Meski demikian, hal itu belumlah cukup. Presiden pun meminta masyarakat dan anak-anak untuk turut bertindak selaku duta antinarkoba.

“Masyarakat harus bergerak, anak-anak semua harus jadi duta anti narkoba agar kota, lingkungan kita, keluarga kita tidak terkena narkoba,” pinta Kepala Negara.

( Wid / Deb )

Komentar