07:50:39 WIB
Sabtu, 22 Juli 2017
Sabtu, 22 April 2017 , 08:26 WIB

Pasar Klewer Tidak Boleh Kalah dengan Mal-mal Besar

Chandra Harimurti
83182-Presiden Jokowi (Foto: TV Russia 24)
Presiden Jokowi (Foto: TV Russia 24)

Pelanggan dan pembeli datang aman ke Pasar Klewer, tidak ada yang kecopetan.

SOLO, Jaringnews.com - Usai menghadiri sosialisasi bahaya narkoba, pornografi dan kekerasan pada anak yang dihelat di GOR Manahan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo meresmikan dibukanya kembali Pasar Klewer di Kota Solo, Jumat kemarin. Pasar tersebut dibangun kembali setelah sempat terbakar pada penghujung tahun 2014 silam.

Dalam sambutannya Presiden Jokowi mengatakan, Pasar Klewer merupakan salah satu icon Kota Solo. Oleh karenanya, Presiden berharap meskipun berupa pasar tradisional, Pasar Klewer tidak kalah dengan mal-mal besar yang ada.

“Pasar ini adalah icon Kota Solo dan tidak boleh kalah dengan mal-mal besar. Pasar Klewer harus menjadi pasar tradisional yang modern dan aman,” pinta Presiden.

Presiden berharap, pelanggan dan pembeli datang aman ke Pasar Klewer, tidak ada yang kecopetan. Di dalam pasar, suasana harus tertib, nyaman, dan bisa tawar menawar dengan pedagang. Juga keramahan dari pedagang, kualitas produk yang dijual, dan harga yang terjangkau.

Pasar Klewer tidak hanya menjual produk-produk yang berasal dari Kota Solo saja. Produk dari sejumlah daerah lain turut dijajakan di dalamnya. Sebut saja Sragen, Karanganyar, Klaten, Boyolali, Sukoharjo, Tegal, Pekalongan, Jepara, dan Cirebon yang merupakan beberapa di antaranya.

“Ini menampung produk-produk rakyat untuk dipasarkan, baik untuk pasar dalam negeri maupun ekspor,” ungkap Presiden.

Presiden sempat menceritakan bagaimana Wali Kota Solo yang berulang kali menghadap dirinya untuk menanyakan kepastian mengenai revitalisasi Pasar Klewer. Untuk diketahui, sepuluh persen dana revitalisasi Pasar Klewer dibiayai oleh APBD Kota Solo, yakni sebesar Rp16 miliar. Sementara sisanya, dibiayai oleh APBN.

“Karena APBN kita digunakan dari Sabang sampai Merauke. Harus dibagi-bagi agar semua mendapatkan. Akhirnya Pak Rudi (Wali Kota Solo) menyampaikan APBD bisa kira-kira sepuluh persennya, Rp16 miliar. APBN menanggung sisanya, tapi ternyata habisnya juga banyak sekali,” kata Presiden.

Menurut Presiden, revitalisasi serupa yang dilakukan terhadap Pasar Klewer juga akan dilakukan di pasar-pasar tradisional lainnya. Tak hanya yang berada di Pulau Jawa, tapi juga pulau-pulau lainnya yang selama ini mungkin kurang mendapatkan perhatian.

( Chm / Deb )

Komentar