20:38 WIB
Kamis, 30 Oktober 2014
Senin, 2 Juli 2012 17:18 WIB

Dirut PLN Kritik Pers yang Beritakan Mogok Massal

JaringNews
Dirut PT PLN, Nur Pamuji
Dirut PT PLN, Nur Pamuji

Ternyata aksi mogok itu tidak terjadi.

JAKARTA, Jaringnews.com - Direktur Utama PT PLN, Nur Pamuji menyatakan keheranannya terhadap pemberitaan yang menyatakan rencana pemogokan massal oleh karyawan outsourcing PT PLN. Dalam berbagai pemberitaan, aksi mogok itu direncanakan dilakukan pada 1 Juli, yang pada kenyataannya tidak terjadi.

"Sekarang sudah tanggal 2 Juli, tetapi kami cek ke seluruh kantor PLN di Indonesia, samasekali tidak ada pemogokan," kata Nur Pamuji menjawab pertanyaan anggota Komisi XI, hari ini (2/7) di gedung DPR, Jakarta.

Menurut Nur Pamuji, ketika membaca berita tentang rencana pemogokan itu, pihaknya langsung melakukan pengecekan kepada media yang memberitakan tersebut. Ketika ditanyakan darimana sumber berita dimaksud, media itu menjawab bahwa mereka menerima siaran pers dari sebuah serikat pekerja.

"Mungkin cara kerja media sekarang sudah berbeda. Kalau menurut cerita Pak Dahlan Iskan (Meneg BUMN, Red), dulu ketika dia jadi wartawan, bila menerima siaran pers tidak langsung diturunkan sebagai berita, melainkan harus dicek langsung ke lapangan," kata Nur Pamuji.

Sebelumnya ramai diberitakan rencana mogok massal karyawan outsourcing PLN yang dikabarkan akan melibatkan 100 ribu orang.

Beberapa media bahkan mengutip pernyataan Ketua Dewan Perwakilan Pusat Konfederasi Serikat Nasional (DPP KSN), Ahmad Sudaryoko yang menyatakan mogok kerja dilakukan setelah pihak manajemen PLN tak kunjung menanggapi tuntutan pekerja outsourcing untuk  mengangkat  mereka menjadi karyawan PT PLN.

Ternyata aksi mogok itu tidak terjadi.

(Ben / Deb)
Diurutkan berdasarkan:
Selasa, 3 Juli 2012 14:21 WIB
Natal Hasudungan S

Bpk Durut Yth,jgn mengecek akan terjadinya mogok massal tenaga Out soucing, akan tetapi Bapak harus berani mengambil sikap tegas untuk mengangkat tenaga Out sourcing menjadi pegawai tetap di PLN,karena banyak yg telah bekerja puluhan tahun pak.

Berikan komentar anda:

Masukan kode dibawah ini